Semua artikel
E-Rapor9 menit baca1 Juni 2025

Cara Membuat Rapor Digital Kurikulum Merdeka yang Benar (Panduan 2025)

Panduan lengkap cara membuat rapor digital Kurikulum Merdeka — dari konfigurasi kelompok mapel, tujuan pembelajaran, hingga cetak PDF per siswa. Terintegrasi dengan sistem ujian CBT.

Apa itu Rapor Digital Kurikulum Merdeka?

Rapor digital Kurikulum Merdeka adalah dokumen penilaian siswa yang mengacu pada panduan resmi Kemendikbudristek untuk Kurikulum Merdeka. Berbeda dengan rapor K13, rapor Kurikulum Merdeka mencantumkan Capaian Kompetensi (bukan nilai angka semata) yang mendeskripsikan apa yang sudah dikuasai siswa dalam bahasa naratif.

Format rapor ini menggunakan sistem Fase (Fase A–F) alih-alih kelas semata, dan membagi mata pelajaran menjadi kelompok: Mata Pelajaran Umum (wajib), Mata Pelajaran Pilihan, dan Muatan Lokal.

Komponen Utama Rapor Kurikulum Merdeka

Sebelum membuat rapor, penting memahami komponen yang harus ada:

  • Identitas siswa — nama, NIS/NISN, kelas, fase, semester, tahun pelajaran
  • Nilai Akhir per Mata Pelajaran — nilai numerik 0–100
  • Capaian Kompetensi — narasi deskriptif tentang apa yang dikuasai siswa
  • Kelompok Mata Pelajaran — A (Umum), B (Pilihan), C (Muatan Lokal)
  • Kehadiran — Sakit, Izin, Tanpa Keterangan
  • Kegiatan Ekstrakurikuler — nama ekskul dan predikat
  • Catatan Wali Kelas
  • Tanda Tangan — orang tua, wali kelas, kepala sekolah

Langkah 1 — Konfigurasi Jenjang, Tingkat, dan Fase

Setiap tingkat (kelas X, XI, XII) perlu dikonfigurasi dengan fase yang tepat:

  • Kelas X → Fase E
  • Kelas XI & XII → Fase F

Di platform E-Rapor Pro, fase ini dikonfigurasi di halaman Jenjang & Kelas dan akan otomatis muncul di header rapor.

Langkah 2 — Buat Paket Mata Pelajaran

Ini adalah langkah yang paling sering terlewat. Paket Mata Pelajaran mendefinisikan:

  • Kelompok mapel — A. Mata Pelajaran Umum, B. Pilihan, dst.
  • Mapel apa saja yang masuk tiap kelompok
  • Kelas mana yang menggunakan paket ini

Misalnya: "Paket XI MIPA" berisi Kelompok Wajib (7 mapel) + Kelompok Pilihan MIPA (4 mapel), berlaku untuk kelas XI-A dan XI-B.

Langkah 3 — Input Tujuan Pembelajaran

Tujuan Pembelajaran (TP) adalah daftar kompetensi yang ingin dicapai per mapel per kelas. Guru menginput TP dengan format:

  • Kode: misalnya "X-1.1"
  • Deskripsi: "menentukan grafik fungsi kuadrat" (max 100 karakter)

Dari TP ini, sistem otomatis generate Capaian Kompetensi untuk rapor:

"Menunjukkan penguasaan yang sangat baik dalam hal menentukan grafik fungsi kuadrat, menganalisis sifat-sifat fungsi kuadrat."

Level narasi otomatis berdasarkan predikat: A = sangat baik, B = baik, C = cukup, D = perlu peningkatan.

Langkah 4 — Guru Input Nilai

Nilai bisa diisi dengan dua cara:

  1. Tarik otomatis dari CBT — jika ujian UH/UTS/UAS dibuat di platform CBT dengan kode tipe yang benar, nilai langsung ditarik ke rapor
  2. Input manual — guru memasukkan nilai Tugas, UH 1, UH 2, UTS, UAS secara manual

Nilai akhir dikalkulasi otomatis berdasarkan bobot yang dikonfigurasi admin (misal: Tugas 0%, UH 40%, UTS 30%, UAS 30%).

Langkah 5 — Wali Kelas Input Ekskul dan Catatan

Di halaman Wali Kelas, wali kelas bisa menambahkan:

  • Kegiatan ekstrakurikuler per siswa (nama + predikat)
  • Catatan wali kelas — kalimat motivasi atau observasi khusus

Data ini tersimpan per periode, jadi tengah semester dan akhir semester punya data ekskul yang berbeda.

Langkah 6 — Cetak Rapor

Wali kelas bisa mencetak rapor dengan tiga opsi:

  • Per siswa — cetak rapor satu siswa saja
  • Cetak semua — cetak seluruh kelas dalam satu klik, berurutan per siswa
  • Tengah vs Akhir Semester — pilih tipe sesuai periode yang aktif

Rapor langsung bisa diprint atau disimpan sebagai PDF dari browser.

Tips Agar Proses Rapor Lebih Efisien

  • Setup Paket Mapel dan Tujuan Pembelajaran di awal semester — bukan mendadak sebelum cetak
  • Gunakan fitur "Tarik UH/UTS/UAS" jika ujian sudah dilakukan via CBT
  • Pastikan tahun ajaran di ujian CBT sama dengan tahun ajaran periode rapor
  • Admin aktifkan periode rapor dengan klik "Aktifkan" — guru baru bisa input nilai
  • Admin tutup periode setelah semua nilai terisi agar tidak ada perubahan tidak disengaja

Kesimpulan

Rapor digital Kurikulum Merdeka tidak harus rumit. Dengan persiapan yang tepat — konfigurasi paket mapel, tujuan pembelajaran, dan integrasi dengan ujian CBT — proses pembuatan rapor bisa selesai jauh lebih cepat dan akurat dibanding cara manual.

E-Rapor Pro di CBT Pro mengintegrasikan seluruh proses ini dalam satu platform — dari ujian, input nilai, hingga cetak rapor PDF — mulai dari Rp 149.000/bulan.

CBT Pro

Coba platform ujian online terbaik untuk sekolah Anda

Trial gratis 30 hari · Kiosk anti-curang · Monitoring real-time · Koreksi otomatis